Perbedaan SSD SATA vs NVMe: Mana yang Lebih Worth It untuk Gaming?

SSD SATA vs NVMe

Di dunia PC gaming modern, SSD sudah menjadi standar. Game-game baru kini berukuran puluhan bahkan ratusan gigabyte, dengan waktu loading yang bisa menguji kesabaran jika masih menggunakan HDD. Karena itu, banyak gamer mulai beralih ke SSD demi pengalaman bermain yang lebih cepat dan nyaman.

Namun, saat ingin membeli SSD, muncul pertanyaan klasik: pilih SSD SATA atau NVMe?
Keduanya sama-sama SSD, sama-sama cepat dibanding HDD, tapi harga dan performanya cukup berbeda. Lalu, untuk kebutuhan gaming sehari-hari, mana yang sebenarnya paling “worth it”?

Artikel ini akan membahas perbedaan SSD SATA dan NVMe secara sederhana, dampaknya dalam dunia gaming, serta rekomendasi berdasarkan kebutuhan dan budget.

Mengenal SSD SATA dan NVMe

Sebelum masuk ke perbandingan, kita pahami dulu secara singkat:

  • SSD SATA
    Menggunakan antarmuka SATA yang sama seperti HDD. Kecepatan maksimalnya sekitar 500–550 MB/s. Biasanya berbentuk 2.5 inci seperti hard disk laptop.

  • SSD NVMe (M.2 PCIe)
    Menggunakan jalur PCIe langsung ke motherboard. Kecepatannya jauh lebih tinggi, mulai dari 1.500 MB/s hingga lebih dari 7.000 MB/s pada generasi terbaru.

Secara teori, NVMe bisa berkali-kali lipat lebih cepat dari SATA. Tapi pertanyaannya: apakah perbedaan ini benar-benar terasa saat bermain game?

Perbedaan Utama

1. Waktu Booting Windows

  • HDD: 30–60 detik

  • SSD SATA: 10–15 detik

  • SSD NVMe: 5–8 detik

NVMe memang lebih cepat, tapi selisihnya hanya beberapa detik dibanding SATA. Dalam penggunaan harian, perbedaannya tidak terlalu dramatis.

2. Loading Game

Contoh pada game AAA seperti GTA V, Cyberpunk, atau Elden Ring:

  • HDD: 40–60 detik

  • SSD SATA: 15–25 detik

  • SSD NVMe: 10–18 detik

Lagi-lagi, NVMe unggul, tapi tidak terpaut jauh dari SATA. Kamu tetap mendapatkan pengalaman “cepat” di kedua jenis SSD.

3. In-Game Stutter & Texture Loading

Pada game open-world, SSD membantu memuat aset lebih cepat sehingga:

  • Mengurangi stutter

  • Mempercepat streaming map

  • Mengurangi pop-in texture

Namun, perbedaan antara SATA dan NVMe di sini sangat kecil. Banyak benchmark menunjukkan bahwa FPS hampir tidak berubah hanya karena ganti SATA ke NVMe.

Artinya, untuk performa gameplay (FPS), GPU dan CPU tetap jauh lebih berpengaruh dibanding jenis SSD.

Harga dan Nilai

Di pasar Indonesia, kisaran harga (kapasitas 500 GB – 1 TB):

  • SSD SATA: lebih murah

  • SSD NVMe: sekitar 15–40% lebih mahal, tergantung merek dan generasi

Untuk gamer dengan budget terbatas, selisih ini bisa dialihkan ke:

  • Tambah RAM

  • Upgrade GPU bekas

  • Beli game baru

Dalam konteks ini, SSD SATA sering kali memberikan nilai terbaik per rupiah.

Kapan NVMe Lebih Masuk Akal?

Meski untuk gaming murni perbedaannya kecil, NVMe tetap punya keunggulan nyata jika kamu:

  • Sering memindahkan file besar (rekaman gameplay, video, project)

  • Mengedit video atau konten berat

  • Menggunakan DirectStorage di masa depan (game modern yang memanfaatkan kecepatan storage tinggi)

  • Membangun PC baru dengan motherboard modern yang mendukung M.2

Dalam skenario ini, NVMe terasa lebih “future-proof”.

Rekomendasi Berdasarkan Tipe Gamer

1. Gamer PC Kentang / Budget Terbatas

Pilih: SSD SATA 480–512 GB

Alasan:

  • Upgrade dari HDD ke SATA sudah terasa “loncat zaman”

  • Harga lebih terjangkau

  • Performa gaming meningkat signifikan

  • Sisa budget bisa dipakai untuk RAM

Ini adalah pilihan paling rasional dan efektif.

2. Gamer Menengah (PC 6–10 Jutaan)

Pilih: SSD NVMe 500 GB sebagai drive utama + SATA untuk storage

Kombinasi ideal:

  • NVMe untuk Windows & game utama

  • SATA atau HDD untuk game sekunder dan data

Memberikan keseimbangan antara performa dan kapasitas.

3. Gamer Enthusiast / Content Creator

Pilih: NVMe Gen 3 atau Gen 4

Alasan:

  • Workflow lebih cepat

  • Copy file besar sangat terasa

  • Lebih siap menghadapi game modern ke depan

Di kelas ini, harga NVMe sebanding dengan manfaatnya.

Mitos yang Perlu Diluruskan

  • “NVMe bikin FPS naik drastis”
    Tidak benar. FPS lebih dipengaruhi GPU, CPU, dan RAM.

  • “SSD SATA sudah ketinggalan zaman”
    Salah. SATA masih sangat relevan untuk gaming.

  • “Game di NVMe pasti lebih smooth”
    Perbedaannya tipis, sering kali tidak terasa tanpa stopwatch.

Kesimpulan

Baik SSD SATA maupun NVMe sama-sama jauh lebih unggul dibanding HDD. Untuk gaming, keduanya sudah memberikan peningkatan besar dalam:

  • Waktu loading

  • Respons sistem

  • Kenyamanan bermain

Namun, dalam konteks value for money, SSD SATA masih menjadi pilihan paling worth it bagi mayoritas gamer, terutama yang menggunakan PC spek rendah hingga menengah.

NVMe unggul di angka benchmark dan pekerjaan berat, tapi dalam pengalaman gaming sehari-hari, perbedaannya tidak sebesar yang dibayangkan.

Jadi, jika kamu bertanya:
“Mana yang lebih worth it untuk gaming?”
Jawabannya:

  • SSD SATA → Paling masuk akal untuk gamer budget & PC kentang

  • SSD NVMe → Pilihan tepat untuk PC baru, multitasking berat, dan future-proof

Yang terpenting bukan soal seberapa cepat SSD-mu di atas kertas, tapi bagaimana kamu memaksimalkan sistem secara keseluruhan agar pengalaman bermain tetap nyaman dan menyenangkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *